MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendirikan posko di Jakarta International Container Terminal (JICT) Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Posko ini digunakan untuk mendukung evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang mengalami kecelakaan di sekitaran Pulau Seribu, Sabtu (9/1) kemarin.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, pihaknya sudah melakukan berbagai persiapan.
Mulai dari menyediakan kantong jenazah hingga menyediakan ambulans gawat darurat (AGD) untuk mengevakuasi korban.
Baca Juga:
Tim SAR Kerja 24 Jam demi Temukan Badan Pesawat dan Korban Sriwijaya Air
"Kita bikin posko dan menyiapkan kantong-kantong bila perlu untuk jenazah," kata Anies Baswedan kepada wartawan di Balai Kota DKI Jakarta, Minggu (10/9).
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah mengirim sejumlah personel ke posko JICT, mulai petugas medis hingga Basarnas DKI untuk membantu proses evakuasi.
"Tadi malam yang di sana sekitar 30 sampai 40 orang. Pemerintah mendukung untuk melakukan operasi," ucapnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini mengatakan, jajaran Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah melakukan koordinasi. Terutama dengan pihak-pihak terkait dalam upaya pencarian pesawat Sriwijaya Air ini.
Dia berharap, pesawat yang sudah hilang kontak sejak kemarin siang ini segera ditemukan oleh pencari.
"Seluruh kebutuhan tim yang beroperasi di sana kita siap dukung supaya bisa menjalankan tugas dengan baik," ucapnya.
Baca Juga:
Ini Pernyataan Resmi Maskapai Terkait Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182
Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta - Pontianak mengalami kecelakaan dan jatuh di perairan antara Pulau Laki dan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.
Pesawat hilang kontak pukul 14.40 WIB, sesaat setelah lepas landas pukul 14.36 WIB.
Pesawat itu mengangkut 62 orang yang terdiri dari 50 penumpang (terdiri dari 40 dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi) serta 12 kru. (Knu)
Baca Juga:
Tim SAR Terus Temukan Body Part dari Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air